Kucoba memahami tempatku berlabuh
Terdampar di keruhnya satu sisi dunia
Hadir di muka bumi tak tersaji indah
Kuingin rasakan cinta
Lusuh lalu tercipta mendekap diriku
Hanya usung sahaja kudamba Kirana
Ratapan mulai usang, nur yang kumohon
Kuingin rasakan cinta
Manis seperti mereka
Ayah-bunda tercinta satu yang tersisa
Mengapa kautiupkan nafasku ke dunia?
Hidup tak kusesali mungkin kutangisi
Kuingin rasakan cinta
Peluhku pun mengering menanti jawabmu
Tak akan pernah usai cintaku padamu
Hanya kata yang lugas yang kini tercipta
Kuingin rasakan cinta
S'makin jauh ku melangkah
S'makin perih jejak langkahku
Hariku pun semakin sombong
Meski hidup terus berjalan
Terus berjalan
Kirana, jamah aku, jamahlah rinduku
Hanya wangi terurai yang dapat kucumbu
Ayah-bunda tercinta satu yang tersisa
Mengapa kautiupkan nafasku ke dunia?
Hidup tak kusesali mungkin kutangisi
Kuingin rasakan cinta
Manis seperti mereka
Tulus seperti adanya
Suci seperti dirimu
Ingin rasakan cintamu
Kirana, jamah aku, jamahlah rinduku
Tak akan pernah usai cintaku padamu
Hanya kata yang lugas yang kini tersisa
Kuingin rasakan cinta
About This Song
"Kirana" by Dewa 19 is a beloved Indonesian rock ballad that showcases the band's signature melodic style blending Western rock with local sensibilities. The song explores themes of love, longing, and devotion through poetic lyrics that compare a beloved to a radiant light or star ("kirana" meaning ray of light). Its emotional depth and Ahmad Dhani's passionate vocals made it a defining track of 1990s Indonesian rock. The song remains culturally significant as one of Dewa 19's most enduring anthems.
Comments (0)