Sewangi aroma bunga mawar merah
Seisi ruang hati jadi merona
Langit yang mendayu, warnanya merayu
Seisi dunia berasa dimadu asmara
Senangmu dan senangku (senangku)
Selalu sebegitu
Jika pelangi berkenan kita t'rus berjalan
Ke atas bukit 'tuk memandang
Mimpi yang membentang
Jikalau setuju
Genggamlah tanganku selalu (selalu)
Dekat (dekat)
Di mata dan hati
Jangan pernah jauh lagi
Rasa yang menanjak sampai kaki tak berpijak
Melayang di angan, berasa disayang
Selalu tentangmu, lalu selalu tentangku
Kenyataannya tak pernah bisa jauh
Apakah senangmu dan senangku (senangku)
Selalu sebegitu?
Jika pelangi berkenan kita t'rus berjalan
Ke atas bukit 'tuk memandang
Mimpi yang membentang
Jikalau setuju
Genggamlah tanganku selalu (selalu)
Dekat (dekat)
Di mata dan hati
Jangan pernah jauh lagi (Jangan jauh lagi)
Kita 'kan terbang lebih jauh lagi (Jangan jauh lagi)
Bersama mimpi, mata, dan hati (Jangan jauh lagi)
Lebih dekat, jika pelangi berkenan
Genggamlah tanganku, uh-uh
Dekatlah selalu, oh-oh
Jika pelangi berkenan (Pelangi berkenan)
Kita t'rus berjalan (Kita t'rus berjalan)
Ke atas bukit 'tuk memandang (ah-ah)
Mimpi yang membentang (Mimpi yang membentang)
Jikalau setuju
Genggamlah tanganku selalu (Genggamlah tanganku)
Dekat (Genggamlah selalu)
Di mata dan hati (Di mata, hati)
Jangan pernah jauh lagi (Jangan jauh lagi, biar lebih dekat)
Di mata dan hati, dekat (Di mata dan hati, t'rasa lebih dekat)
Di langkah pelangi, dekat (Di langkah pelangi, kita s'lalu dekat)
Sekarang dan nanti, dekat (Sekarang dan nanti, s'lalu dekat)
S'lalu (Du-du-du-du-du, du-du-du-du-du-du)
S'lalu (Du-du-du-du-du, du-du-du-du-du-du)
S'lalu (Du-du-du-du-du, du-du-du-du-du-du)
Di mata dan hati (Du-du-du-du-du, du-du-du-du-du-du)
S'lalu (Du-du-du-du-du, du-du-du-du-du-du)
Comments (0)