Siti Nurhaliza – Bukan Cinta Biasa Lyrics

World

Begitu banyak cerita
Ada suka, ada duka
Cinta yang ingin kutulis
Bukanlah cinta biasa

Dua keyakinan beza
Masalah pun tak sama
Ku tak ingin dia ragu
Mengapa mereka selalu bertanya?

Cintaku bukan di atas kertas
Cintaku getaran yang sama
Tak perlu dipaksa
Tak perlu dicari
Kerna kuyakin ada jawabnya, ho

Andai ku bisa merubah semua
Hingga tiada orang terluka
Tapi tak mungkin
Ku tak berdaya
Hanya yakin menunggu jawabnya

Janji terikat setia
Masa merubah segala
Mungkin dia kan berlalu
Ku tak mahu mereka tertawa

Diriku hanya insan biasa
Miliki naluri yang sama
Tak ingin berpaling
Tak ingin berganti
Jiwaku sering saja berkata, oh

Andai ku mampu ulang semula
Ku pasti tiada yang curiga
Kasih kan hadir
Tiada terduga
Hanya yakin menunggu jawapan

Cintaku bukan di atas kertas
Cintaku getaran yang sama
Tak perlu dipaksa
Tak perlu dicari
Kerna kuyakin ada jawabnya, oh

Andai ku bisa merubah semua
Hingga tiada orang terluka
Tapi tak mungkin
Ku tak berdaya
Hanya yakin menunggu jawabnya, ho-ho-oh

Diriku hanya insan biasa
Miliki naluri yang sama
Tak ingin berpaling
Tak ingin berganti
Jiwaku sering saja berkata

Andai ku mampu ulang semula
Ku pasti tiada yang curiga
Kasih kan hadir
Tiada terduga
Hanya yakin menunggu jawapan

Hmm-mmm

About This Song

"Bukan Cinta Biasa" is a deeply introspective ballad about forbidden or unconventional love that transcends societal boundaries and expectations. The song explores the painful reality of loving someone despite fundamental differences in background, beliefs, or circumstances that make their relationship socially unacceptable or questioned by others. Siti Nurhaliza delivers the lyrics with profound emotional vulnerability, expressing the protagonist's frustration with constantly having to justify or defend their love to a disapproving world. The central theme revolves around the authenticity of genuine connection versus superficial love-this isn't ordinary love written "on paper" but rather a spiritual and emotional resonance that exists naturally without force or searching. The song's melancholic melody, built on traditional Malay musical elements fused with contemporary pop production, creates an atmosphere of longing and resignation. What makes this track particularly powerful is its exploration of powerlessness in the face of social pressure; the narrator wishes they could change everything to prevent hurt but acknowledges their inability to control others' perceptions. The repeated emphasis on "waiting for the answer" suggests hope for eventual acceptance or resolution, while the phrase "dua keyakinan beza" (two different beliefs) hints at religious, cultural, or ideological barriers. This song resonated deeply with Malaysian audiences because it addressed the universal struggle between following one's heart and conforming to family or societal expectations, particularly relevant in Malaysia's multicultural society where interfaith or intercultural relationships often face significant challenges.

Comments (0)